Satu Peristiwa pada Acara Pengantin

Beberapa hari lalu, saya menghadiri acara pernikahan yang digelar keluarga di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene. Meski melewati sebagian besar masa kanak di sini dan sudah sering menyaksikan acara serupa. Barulah kali ini saya memberanikan bertanya kepada tetua mengenai sejumlah hal.

Di antaranya, hal yang selalu saya saksikan sejak kecil, yakni kue kering yang hanya dijumpai bila ada pernikahan. Dg. Jumalia menerangkan kalau beppa rakko (Bugis: kue kering) merupakan kue pertama yang harus dibuat sebelum membuat kue yang lain seperti dodol, cucur, dan yang lainnya.

Beberapa foto berikut menampilkan sebagian saja. Di dalamnya ada foto jepretan teman juga, Isra Miraj, untuk melengkapi warta foto kali ini.

pi-6
Sepiring kue kering untuk tetamu di malam mappacci botting (malam pacar)

 

pi-1
Perangkat mappacci botting

 

pi-2
Menerima sapuan

 

pi-5
Aksi paraga sebelum mengantar pengantin lelaki. Tidak semua hajatan pengantin menampilkan aksi demikian. Hanya beberapa saja sesuai kebutuhan dan kemampuan

Begitulah yang saya saksikan. Terkadang acara pengantin setiap keluarga mencipta peristiwa yang tidak terjadi di acara pengantin keluarga yang lain. Namun, proses mappaci botting itu sudah jamak dilakukan di setiap acara pengantin. Mengenai paraga dan pembuatan kue kering yang harus didahulukan sebelum kue yang lain, saya belum bisa menyimpulkan. Hal ini butuh riset lebih jauh.

mm

Arman Naim

Karyawan PT. Semen Tonasa, Musisi, dan banyak lagi profesi yang lain

X

Pin It on Pinterest

X
Share This