Piknik yang Menyepakati Komitmen

Sesuai jadwal yang telah disepakati. Mereka akan bertemu mengisi liburan di kawasan puncak, Malino, kabupaten Gowa pada Sabtu, 9 hingga 10 April lalu. Guna memastikan akomodasi di kawasan wisata itu, beberapa panitia sudah berangkat lebih awal untuk menyiapkan segala hal yang diperlukan.

Mengingat yang akan berangkat mencapai 90 orang. Maka, memang perlu ada panitia kecil yang harus memastikan perlengkapan berupa vila atau kelengkapan pendukung lainnya. Pasalnya, liburan mereka bukanlah piknik biasa. Ada hal yang harus disepakati setelah empat tahun mereka berjumpa di lingkup perusahaan semen terbesar di kawasan Indonesia Timur.

Di tahun 2012 silam. PT Semen Tonasa membuka kesempatan pada tenaga kerja baru mengisi kekosongan posisi sejumlah unit produksi. Di tahun itu pula, angkatan kerja yang diserap fokus pada putra daerah sebanyak 70 persen dari kuota yang disediakan.

Meski tidak semua angkatan kerja tahun 2012 ikut bergabung. Namun, mereka sepakat membentuk komunitas sebagai wadah bersama yang nantinya menjadi ruang berkegiatan. Mengingat usia angkatan kerja ini rata-rata kepala tiga ke bawah. Geliat untuk berbuat lebih sebagai seorang karyawan tentulah besar.

Mereka ingin mengenalkan sisi lain karyawan sebuah perusahaan semen. Bahwa, karyawan yang berpacu dengan waktu kerja, juga masihlah manusia yang memiliki sisi untuk selalu berbagi. Di acara liburan itulah yang dinamai Aniversary ke 4. 90 orang yang hadir menyepakati wadah bagi angkatan mereka.

Piknik disertai kegiatan outbound sebagai sarana melatih ikatan emosional mereka kemudian sepakat memilih Ismail sebagai ketua, Hamdi selaku wakil dan Kurniasari bertindak bendahara. Pemilihan tersebut berjalan alot tanpa adanya rebutan posisi layaknya anggota DPR di Senayan.

Suasana Pemilihan (Dok. Arman Naim)
Suasana Pemilihan (Dok. Wahyudi Yusuf)

Ke depan, rancangan program sudah mereka tetapkan. “Momen paling dekat, ialah menyambut bulan ramadan. Di bulan suci itu, komunitas karyawan angkatan 2012 PT Semen Tonasa akan menggelar sejumlah lomba bertema religi. Dan tentunya, acara buka bersama tidak akan dilewatkan.” Terang Arman Naim, salah satu panitia dalam rilisnya via WhatsApp kepada Saraung.Com.

Tak banyak kita dengar adanya komunitas karyawan di sebuah perusahaan tambang. Namun, mereka membuktikan kalau karyawan yang sudah dipenuhi jadwal padat mampu membagi waktu luang untuk berbuat. Di antara mereka yang sudah berkeluarga pun tidak sungkan berbaur dan menwarkan ide kegiatan.

Boleh jadi, apa yang mereka lakukan dengan menggelar kegiatan sosial berbasis waktu luang dan uang pribadi menjadi pemantik bagi karyawan di perusahaan yang lain. Sejauh ini memang, kejenuhan kerap menghampiri manusia yang sudah terikat pekerjaan tetap. Horor stres menghampiri bila suasana kerja sudah tidak kondusif.

Apa yang sedang dirintis ini sedikit banyaknya akan menjadi obat mencegah hilangnya selera humor mereka dalam waktu dekat. Selangkah lebih berani. Mereka yang berjumpa empat tahun lalu kemudian sacara sadar tanpa ada tendensi dari pihak lain membentuk ruang bersama untuk saling berbagi mencukupi fitrah sebagai manusia. Itu komitmen mereka.

mm

Arman Naim

Karyawan PT. Semen Tonasa, Musisi, dan banyak lagi profesi yang lain

X

Pin It on Pinterest

X
Share This