Perempuan Kapoposang

Kala melakukan kunjungan ke pulau Kapoposang, desa Mattiro Ujung, kecamatan Liukang Tupabbiring beberapa waktu lalu, saya melihat aksi heroik perempuan melakukan pekerjaan yang menguras fisik. Meski pada dasarnya aktivitas perempuan di beberapa pulau yang sering saya kunjungi selalu menampilkan hal demikian.

Kali ini saya sungguh terenyuh karena bisa merasa dekat sekali. Mereka lebih dari seorang perempuan, mereka adalah ibu, istri, sekaligus pencari nafkah. Keterangan yang saya dengar langsung terkait pekerjaan mereka yang terlibat dalam aktivitas pengusaha telur ikan terbang. Mereka bekerja tidak mendapat upah berupa uang melainkan mengambil hasil kerja secukupnya.

Di sisi lain, hasil wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat atau pemuda, tingkat pernikahan dini perempuan di Kapoposang terbilang tinggi. Sejauh ini saya tak ingin menyimpulkan, perlu pendalaman lebih jauh untuk menetapkan hipotesis. Kedatangan saya ke pulau ini juga bukan sebagai peneliti, sekadar melakukan kunjungan biasa saja.

Berikut sejumlah foto yang sempat saya abadikan.

per-kapoposang-2
Aktivitas perempuan tangguh di tepi pantai

 

per-kapoposang-3
Membuat batako pun sudah biasa
per-kapoposang-1
Melihat lebih dekat
mm

Hoenyah

Pegiat sosial, Fotografer lepas

X

Pin It on Pinterest

X
Share This