Merdeka Satu Arah

Indonesia adalah negara yang telah merdeka sejak 17 Agustus 1945 dan, Indonesia merupakan negara berkembang dengan kekayaan alam melimpah. Namun, hingga kini hal tersebut belum dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Sangat disayangkan, kemerdekaan yang dicapai dan kekayaan alam melimpah namun rakyatnya justru hidup dalam kemiskinan dan jauh dari taraf kesejahteraan. Hal ini terjadi karena beberapa factor, salah satunya adalah, pengelolaan hasil alam yang melenceng bahkan salah. Contoh: kasus korupsi yang hampir ada di setiap bidang.

Permasalahan korupsi sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia karena sudah terlalu banyak, merajalelanya korupsi di Indonesia membuat negeri ini terkesan tidak mempunyai hukuman yang pas untuk membuat jera para koruptor.

Padahal, sebagian besar kejahatan dan tindak kriminal berawal dari korupsi, seperti pencurian dan perampokan. Mengapa demikian, karena korupsi membuat sebagian besar rakyat Indonesia hidup dalam kesengsaraan dan kemiskinan di tengan kekayaan hasil bumi yang dimiliki, hal ini yang menyebabkan seseorang yang mempunyai etika dan moral melenceng dari norma dan berfikir pendek untuk mendapatkan kekayaan.

Dampak korupsi tidak hanya terlihat pada masyarakat perkotaan namun juga terjadi pada masyarakat pedesaan, bahkan bisa di katakan: lebih parah seperti jalanan yang rusak dan seringkali memakan korban. Listrik yang tidak memadai, fasilitas belajar mengajar yang tidak lanyak, dan sumber air bersih yang sulit dijangkau.

Korupsi merajalela karena hukum di Indonesia bisa dikatakan tidak adil. Jika yang melanggar adalah orang yang mempunyai atau memiliki jabatan yang tinggi, misalnya, koruptor tetap dihukum namun diberi fasilitas mewah, waktu kurungan yang sangat singkat, dan denda yang diberikan sangat kecil dibandingkan dengan banyaknya uang negara yang dicuri. Tetapi, jika yang melanggar adalah rakyat kecil yang tidak punya apa-apa, walaupun pelanggaran yang dilakukan kecil namun hukuman yang diberikan sangat berat dengan denda yang besar.

Oleh karena itu, seharusnya kasus korpupsi menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan memberi hukuman yang berat dan denda yang lebih besar daripada uang negara yang digelapkan agar korupsi di Indonesia berkurang dan, jika bisa dihilangkan. Jika korupsi terus merajalela di Indonesia, bisa dipastikan dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan, negara kita akan menjadi negara termiskin di dunia sehingga berbanding terbalik dengan kekayaan alam yang dimiliki.

*

Tingginya perilaku korupsi berdampak pada tingginya angka kemiskinan yang sudah mencapai puluhan juta di tahun 2015. Kurangnya lapangan kerja juga memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia menjadi TK. Tidak hanya sampai di situ, desakan kebutuhan ekonomi telah membawa sebagian orang terlibat dalam bisnis haram, seperti narkoba, penyelendupuan, dan masih banyak lagi.

Negara kita akan menjadi negara termiskin di dunia sehingga berbanding terbalik dengan kekayaan alam yang dimiliki

Akhir-akhir ini, narkoba marak disalahgunakan hampir setiap lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat kelas bawah sampai lapisan masyarakat kelas atas. Narkoba telah merasuki para penegak hukum yang seharusnya memberantas narkoba. Di kalangan pejabat pun sudah ada yang ditetapkan tersangka, kita bisa lihat kasus bupati Ogan Ilir, Ahman Fazir Noviandi yang tersandung kasus penyalahgunaan narkoba.

Lebih parahnya lagi, narkoba telah melintasi sel tahanan, bisa dibayangkan jika di sel tahanan saja seseorang masih bisa mengkomsumsi narkoba yang jelas-jelas dijaga oleh aparat keamanan, bagaimana dengan seseorang yang tanpa pengawasan.

Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis data kalau jumlah pengguna narkoba di Indonesia di tahun 2015 sudah mencapai 5,8 juta jiwa. Jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan adalah: ganja, ekstasi, dan sabu. Jenis ini paling banyak dan sangat terkenal di kalangan pelajar. Jika pelajar di Indonesia telah masuk dalam dunia narkoba, itu adalah ancaman bagi keberlangsungan generasi.

Negara tercinta ini akan hancur karena anak muda yang seharusnya mampu menjadi generasi penerus dan masa depan bangsa justru rusak akibat narkoba. Narkoba juga menciptakan generasi kriminal karena remaja yang sudah terjerat narkoba akan menjadi setan jalanan yang terus menerus berusaha untuk memenuhi keingianannya. Segala cara dihalalkan demi mendapatkan barang haram tersebut.

Jadi ,korupsi dan narkoba adalah hal yang berkaitan satu sama lain yang sama menimbulkan kejahatan dan tindak kejahatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Sangat disayangkan, semangat juang para pahlawan kita harus berujung dengan perbuatan buruk. Inilah potret kemerdekaan satu arah.

*

Catatan: Naskah ini pernah diikutkan dalam lomba menulis tingkat pelajar SMA se Kabupaten Pangkep di tahun 2016 dalam kegiatan Kampung Kreativitas di kampus STAI DDI Pangkep.

Gambar:Krizta Adany @Pinterest

Tedi Andrianus

Siswa MA DDI Padang Lampe, Pangkep

X

Pin It on Pinterest

X
Share This